|
所在平台: Udemy |
课程主页: https://www.udemy.com/course/hukum-agraria-narasumber-irma-devita-sh-mkn/
课程评论:没有评论
课程名称:印度尼西亚农业法(主讲人:Irma Devita, S. H., M. Kn.) 课程概述: 本学习模块将探讨印度尼西亚土地权利转让机制,涵盖:买卖、赠与(包括遗嘱赠与)、交换、土地权利转让、以公司股权投资、房屋买卖及权利转让、继承以及因离婚而产生的法院判决执行。 在深入探讨这些土地权利转让概念之前,课程将首先阐述印度尼西亚农业法的基本概念,为理解土地权利转让流程奠定基础。 课程还将讲解土地法的历史。在印度尼西亚土地法统一化之前,存在多种土地权利,主要源自: 1. 习惯法下的土地权利:例如 ketitir、ketintang、sultan ground、delly maatschapij、hak gogolan 等。 2. 荷兰殖民时期遗留的土地权利:包括 opstaal、vruchtgebruick、eigendom、eigendom verponding 等权利。 这些土地之后被转换为印度尼西亚土地法中的各项权利,并进行了大规模的土地权利整合。 由此产生的后果是:土地权利的转化,若无法证明其对国家权力的归属(domein verklaring)。 土地权利分类: 1. 土地权利分为基本权利(primer)和次级权利(sekunder)。 - 特别权利是国家管理权(Hak Menguasai Negara)的一部分,即管理权(Hak Pengelolaan)或土地管理权(Hak Pengelolaan Lahan - HPL)。 - 基本权利:所有权(Hak Milik - HM)、建筑权(Hak Guna Bangunan - HGB)、使用权(Hak Guna Usaha - HGU)、使用权(Hak Pakai)。 - 次级权利:在基本权利土地上衍生的权利,例如:所有权下的建筑权(Hak Milik atas Tanah Hak Guna Ruang Sisa - HMSRS)、在所有权土地上的建筑权/使用权/商业使用权(HGB/HGU/HGB di atas HM)、无固定期限的国家使用权土地上的租赁权、其他土地上的租赁权、森林收益采伐权等。 土地权利主体标准: 1. 个人 2. 法人
Modul Pembelajaran kali ini, kita akan belajar mengenai Mekanismeperalihan hak atas tanah di Indonesia, yang meliputi: jual beli, hibah danhibah wasiat, tukar menukar, pelepasan hak atas tanah, inbreng ataupemasukan dalam perusahaan, jual beli bangunan dan pengoperan hak,Waris, dan Pelaksanaan putusan pengadilan karena perceraian.Sebelum membahas lebih lanjut tentang berbagai konsep peralihan hakatas tanah di maksud, terlebih dahulu, akan dijelaskan mengenaikonsep dasar dari Hukum Agraria di Indonesia, yang dapat dijadikansebagai dasar dalam cara menentukan proses peralihan hak atas tanah diIndonesia.Penjelasan tentang sejarah hukum Tanah. Sebelum terjadinya unifikasiterhadap Hukum Tanah di Indonesia, terdapat berbagai jenis hak atastanah, yang berasal dari:1. Hak atas tanah Adat, seperti contohnya: ketitir, ketintang, sultanground, delly maatschapij, hak gogolan dan lain sebagainya.2. Hak atas tanah2 yang bekas tanah belanda, yang meliputi: tanahdengan hak: opstaal, vruchtgebruick, eigendom, eigendomverponding, dan lain sebagainya.Tanah-tanah tersebut lah yang kemudian di konversi menjadi hak-hak yangada dalam Hukum Tanah di Indonesia dan dilakukan unifikasi besar2anterhadap tanah-tanah yang ada.Akibatnya: konversi hak atas tanah, yang tidak dapat membuktikanmenjadi kekuasaan negara (domein verklaring).1. Hak atas tanah dibagi menjadi 2, yaitu hak atas tanah primer dan sekunder.Ada hak istimewa yang merupakan gempilan dari hak Menguasai Negara,yaitu: Hak Pengelolaan atau Hak Pengelolaan Lahan (HPL)Hak primer: HM, HGB, HGU, Hak Pakai,Hak Sekunder: hak atas tanah di berikan sebagai hak di atas tanah hakprimer, contohnya: HMSRS, HGB/HGU/HGB diatas HM, Hak Sewa di atastanah Hak Pakai negara yang tidak ada jangka waktu, hak sewa di atastanah hak lainnya, hak untuk memungut hasil hutan dan lain sebagainya.2. Kriteria subjek hak atas tanah:-Perorangan-Badan hukum